:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2040310/original/009390900_1522303271-efvDESAW.jpg)
Ibunya, Oksana, terhenyak mendengar kabar itu. "Ia menelepon saya dan mengatakan, 'Mama, aku lelah sekali. Aku sangat ingin tidur'," ujar Oksana.
"Itu pasti awalnya dia sakit. Dan kemudian suhunya naik. Saya sendiri tidak tidur dan terus menelepon dia untuk memintanya pergi ke rumah sakit."
Sebelum putrinya meninggal, Oksana telah mencoba mendapatkan visa agar bisa menyusul ke China.
Sementara itu, Elvira Zaitseva, kepala agensi permodelan di Perm, Rusia, yang membawa remaja itu ke China mengatakan, "Tidak seorang pun menduga akan berakibat demikian."
"Kita sekarang menuai apa yang kita tabur."
Zaitseva mengaku tidak memeriksa kontrak untuk Vlada atau apakah remaja itu memiliki asuransi kesehatan yang memadai.
Pavel Mikov, ombudsman HAM di Perm, secara pribadi turun tangan untuk menyelidiki kematian remaja tersebut.
from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2J2wJCP
No comments:
Post a Comment