:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2364668/original/025869100_1537541498-Jokowi-Ma_ruf-Amin-dan-Prabowo-Sandiaga-Uno8.jpg)
Mengawali konferensi persnya, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mengaku menerima ucapan selamat dari sejumlah petinggi negara atas terselenggaranya Pemilu 2019 di Indonesia.
"Tadi siang sampai sore kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong, dan juga Presiden Turki Erdogan dan juga 10 negara lainnya yang telah memberikan ucapan selamat atas suksesnya pesta demokrasi di negara kita," ujar Jokowi di Resto Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).
Jokowi yang kembali maju di Pilpres 2019 bersama KH Ma'ruf Amin juga mendapatkan ucapan selamat dari para petinggi negara terkait capaiannya di Pilpres 2019. Juga terhadap seluruh masyarakat Indonesia yang mampu menciptakan pemilu yang damai.
"Beliau juga menyampaikan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia dan juga Jokowi dan KH Ma'ruf Amin atas keberhasilan Pemilu 17 April kemarin," katanya.
Selain itu, Jokowi menyatakan, hasil quick count 12 lembaga survei memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dengan angka 54,05 persen dan Prabowo-Sandi 45,05 persen.
"Tapi kita tetap menunggu penghitungan resmi dari KPU. Kita harapkan bisa secepatnya selesai," ujarnya.
Jokowi menyatakan, quick count adalah penghitungan ilmiah. Berdasar pengaaman pemilu sebelumnya, akurasinya hampir 99 persen dengan real count.
"Namun, sekali lagi kita harus tetap sabar menunggu hasil hitung resmi KPU," ungkapnya.
Terakhir, Jokowi mengaku dirinya telah mengutus perwakilan pihaknya untuk dapat menemui Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
"Tadi siang saya sudah mengutus seorang untuk bertemu beliau," tutur Jokowi.
Jokowi berharap dapat berkomunikasi dengan rivalnya usai Pilpres 2019 selesai digelar. Terlebih demi kondusivitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.
"Sehingga rakyat melihat bahwa pemilu kemarin sudah selesai, aman, lancar, damai, dan tidak ada sesuatu apapun," jelas Jokowi .
Mantan gubernur DKI Jakarta itu menyatakan tidak akan mendiskriminasi kelompok manapun meski berbeda jalan dan pilihan politik.
"Sudah sering saya sampaikan bahhwa persahabatan dan tali silaturahmi kami semuanya, saya dan kiai Ma'ruf Amin, tidak akan putus dengan Pak Prabowo Sandi," Jokowi menandaskan.
from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2V7qPqG
No comments:
Post a Comment