Thursday, January 31, 2019
FOTO: Tahun 2030, Jakarta Diprediksi Jadi Kota Terpadat di Dunia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2717715/original/004476700_1548926453-20190131-Penduduk-Jakarta-1.jpg)
1/6
Pemandangan pemukiman padat penduduk dengan latar gedung bertingkat di Jakarta Pusat, Kamis (31/1). Populasi penduduk Jakarta yang mencapai 35,6 juta jiwa diperkirakan akan bertambah 4,1 juta orang antara 2017-2030. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2FWjHpODemam LIDA 2019 Indosiar Gempur 10 Kota di Indonesia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2703905/original/032283300_1547467584-LOGO_LIDA_2019.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - LIDA 2019 yang selalu tayang LIVE setiap hari mulai pukul 19.00 WIB di Indosiar, semakin seru untuk diikuti. Sejak ditayangkan perdana pada 14 Januari 2019, kompetisi dangdut terbesar di Indonesia ini telah memperkenalkan 80 peserta yang mewakili 34 provinsi di Indonesia.
Melanjutkan tradisi sebelumnya, Indosiar kembali menghadirkan kemeriahan LIDA 2019 secara langsung di tengah masyarakat. Acara ini akan hadir di beberapa kota di Indonesia dengan nama Demam LIDA 2019. Deretan bintang alumni berbagai ajang pencarian bakat Indosiar akan menghibur masyarakat dengan lagu-lagu yang sangat digemari.
Demam LIDA 2019 Indosiar akan disuguhkan berbeda dari tayangan televisi. Para pengisi acara ini langsung mendatangi dua kota sekaligus setiap pekannya, mulai Februari sampai April 2019 mendatang.
Verno Nitiprodjo selaku Head of Program Communication Indosiar, mengungkapkan bahwa animo pemirsa terhadap LIDA 2019 begitu besar, bahkan melebihi tahun lalu.
Demam LIDA 2019 Indosiar pun dipersembahkan atas permintaan masyarakat yang masuk ke Indosiar karena gegap gempitanya event roadshow yang sama di tahun 2018.
“Tahun ini akan lebih luar biasa karena para alumni D’Academy (DA) dan Bintang Pantura (BP) bersama bintang LIDA ternama, serta Duta Provinsi LIDA 2019, akan tampil di panggung yang sama,” pungkas Verno.
from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2G0lRVGBambang Widjojanto dan Novel Masuk Bursa Jaksa Agung Jika Prabowo Terpilih
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2292937/original/083610000_1532665935-20180727-Novel-Baswedan-KPK-4.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Nama Bambang Widjojanto, Novel Baswedan, Todung Mulya Lubis, Chandra M Hamzah dan Busyro Muqodas disebut-sebut sebagai kandidat calon Jaksa Agung jika capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menang Pilpres 2019.
Menurut Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra, Muhammad Syafii, lima nama itu memang berpeluang diangkat menjadi Jaksa Agung saat Prabowo-Sandi menjabat.
"Semuanya (lima nama tersebut) bukan kader partai karena prinsip kita bukan kader partai maka semua yang bukan kader partai dan mereka ahli hukum semuanya berpeluang," kata Syafi'i di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1).
Juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ini menjelaskan, pihaknya memang menginginkan Jaksa Agung yang bukan berasal dari kader partai. Sebab, dia menilai Jaksa Agung berasal dari partai adalah kesalahan dalam sistem ketatanegaraan.
"Karena itu adalah kesalahan yang luar biasa di dalam ketataegaraan. Yang dipertahankan oleh petahana saat ini," ungkapnya.
Syafi'i mengatakan nama tersebut belum final. Nama-nama calon Jaksa Agung itu masih bisa berubah. "Enggak, enggak bisa yang lain lagi," ucapnya.
from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com http://bit.ly/2WtDr9j